LINTAS JABAR
Pilbup, Gerindra Garut Belum Tentukan Calon
Oleh: Nul Zainul
Selasa, 4 Juni 2013, 10:20 WIB

INILAH, Garut - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) hanya akan mendorong calon Bupati dan Wakil Bupati yang benar-benar memiliki kapabilitas dan kompetensi sesuai dibutuhkan masyarakat Garut.

Hal itu dikemukakan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Garut, Hilman Yudiswara, kepada INILAH, Selasa (4/6).

"Ada beberapa yang sudah datang melamar, tapi kita sadar kursi kita di DPRD Garut hanya satu. Tapi kita juga tak ingin kalau hanya sekadar menjadi penggembira dalam pemenangan Pilbup ini. Sebab Pilbup ini akan menentukan nasib Garut lima tahun ke depan," tegasnya.

Karena itulah, lanjut anggota Komisi B DPRD Garut itu, pihaknya terus melakukan pemantauan dan penilaian atas sejumlah nama yang digadang-gadang sebagai calon Bupati maupun Wakil Bupati Garut. Baik yang sudah dideklarasikan diusung partai maupun yang masih dalam proses penjaringan partai.

"Gerindra tidak hanya akan melihat baju partai yang dikenakannya melainkan bagaimana sosok individunya sendiri dalam kemampuan dan komitmennya melayani rakyat nanti. Jadi sampai saat ini, kita belum bisa menentukan siapa yang kita usung atau dukung untuk Pilbup. Kita masih mencermatinya, termasuk menampung masukan-masukan dari internal partai dan masyarakat," kata Hilman.

Yang jelas, kata Hilman, Pilbup Garut 2013 itu dapat menghasilkan sosok pemimpin Garut yang dapat membawa Garut ke arah penegakkan keadilan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Garut yang selama ini banyak terabaikan.

Kursi Partai Gerindra di DPRD Garut hanya satu. Sesuai peraturan, bagi partai politik maupun gabungan partai politik agar bisa mengusung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Garut dibutuhkan minimal 8 kursi di DPRD Garut.
Dari 10 partai yang ada keterwakilan di DPRD Garut, hanya Partai Demokrat yang dapat mengusung sendiri pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati-nya dengan kepemilikan 10 kursinya.

Sedangkan partai lainnya mau tak mau harus berkoalisi untuk bisa mengusung pasangan calonnya.


Partai Golongan Karya (Golkar) hanya memiliki 7 kursi di DPRD Garut. Partai Persatuan Pembangunan/PPP (7 kursi), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan/PDIP (6 kursi), Partai Keadilan Sejahtera/PKS (5 kursi), Partai Amanat Nasional/PAN (5 kursi), Partai Hati Nurani Rakyat/Hanura (4 kursi), Partai Kebangkitan Bangsa/PKB (3 kursi), Partai Bulan Bintang/PBB (2 kursi), dan Partai Gerindra (1 kursi). [ito]

Share berita: Facebook | Twitter
TERKAIT
29 Rumah Korban Longsor Garut Harus Direlokasi
Perhutani Kewalahan Penambang Galian C Liar
Mutasi Besar-besaran, DPRD Garut Siap Interpelasi
Warga Garsel Desak Presiden Tetapkan DOB Garsel
Banyak Galian C, Warga Samarang Khawatir Longsor