LINTAS JABAR
Rebutan Jabatan Warnai Pemekaran Pangandaran
Oleh: Andriansyah
Rabu, 5 Juni 2013, 08:15 WIB

INILAH, Pangandaran - Ada gula ada semut. Pepatah itulah mungkin yang tepat untuk menggambarkan kondisi Daerah Otonomi Baru (DOB) Pangandaran. Jelang persiapan pemerintahan, kepentingan dan incaran jabatan mulai mewarnai perjalanan.

Riak-riak soal penempatan pejabat yang akan mengisi OPD dan struktural pemerintahan pun mulai mengemuka. Beberapa kalangan bahkan secara tegas meminta Plt Bupati Pangandaran Endjang Naffandi tetap fokus dengan tugasnya tanpa memilah dan memilih sesuai bisikan orang-orang tertentu dalam memberikan jabatan.

Desakan tersebut disuarakan menyusul adanya kabar terkait rencana penempatan di tingkat kepala OPD yang kental dengan aroma kedekatan. Satu yang terbilang kencang menyuarakan warning bagi Endjang Naffandi adalah Paguyuban Masyarakat Pakidulan (PMP).

Ketua Dewan Pakar PMP Mukhlish mengatakan, pemerintahan sekarang adalah kunci ke depan nasib Kabupaten Pangandaran. Karenanya, agar tercipta tatanan pemerintahan yang ideal hendaknya Plt Bupati Kabupaten Pangandaran membuat kontrak kerja dengan calon pejabat yang akan mengisi OPD.

“Kami mewakili masyarakat Pakidulan yang tergabung dalam PMP sudah melakukan pembahasan dan rembukan dengan semua kalangan. Salah satu intinya, kami berharap Plt Bupati bisa mengemban amanah dengan baik sampai terciptanya Pangandaran yang memiliki bupati dan pemerintahan ideal. Hal lain juga kami menyarankan agar Plt Bupati melakukan kontrak politik dengan pejabat yang akan menempati OPD,” ujarnya.

Mukhlis menuturkan, kontrak kerja ini merupakan syarat mutlak yang harus dilakukan demi mewujudkan good governance (tata pemerintahan yang baik) dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Sekaligus, menghindari campur tangan pihak mana pun untuk kepentingan diri dan kelompoknya.

Ketua Paguyuban Masyarakat Pakidulan Ade Syamsudin Aziz menambahkan, Plt Bupati Pangandaran seharusnya mempunyai keberanian menolak masukan-masukan yang sekiranya ikut campur tangan terhadap penempatan orang untuk mengisi jabatan di struktural OPD.

Menanggapi hal tersebut, Endjang Naffandi mengaku, merespons positif terhadap masukan dan akan melaksanakan hal yang diharapkan dari PMP. “Kontrak kerja ini merupakan suatu terobosan yang sangat baik untuk dilakukan di DOB, karena awal pemerintahan Kabupaten Pangandaran harus diisi orang yang mempunyai leadership dan pola pikir maju ke depan. Bila hal ini diajukan PMP merupakan kepentingan untuk masyarakat DOB dan untuk memajukan roda pemerintahan, maka kami siap menerima tawaran itu," kata Endjang. [den]

Share berita: Facebook | Twitter
TERKAIT
Komisi III DPRD Ingin PAD Jabar Meningkat
Serapan Anggaran Kabupaten/Kota di Jabar Rendah
SCG Bangun Pabrik di Jabar
PKPU Bandung Gandeng Bank BJB
Rekonstruksi Venue Pertandingan PON Jadi Prioritas