EKONOMI
Pakai Karung, Budi Daya Jahe Merah Menggiurkan
Oleh: Fuad Hisyamudin
Jumat, 5 Juli 2013, 09:11 WIB

INILAH.COM, Tasikmalaya - Warga di KoKab Tasikmalaya sedang ramai dengan budi daya jahe merah menggunakan media karung atau polybag. Harga jahe merah yang tinggi ditambah dengan cara budi daya yang tidak ribet membuat banyak warga memilih untuk menanam zingiber officinale linn var rubrum tersebut.

Salah satu pembudi daya jahe merah, Irvan Hilmi mengatakan menanam jahe merah dengan media karung atau polybag tidak ribet dan tidak memakan tempat besar namun hasilnya bisa tinggi. Misalnya jika menggunakan tanah di kebun, hasil yang didapat untuk sekali panen hanya 1-5 kg, sementara di dalam karung bisa lebih dari 20 kg.

"Memang murah meriah, cukup menggunakan karung atau polibag, hasilnya bisa lebih besar daripada menggunakan lahan kebun," kata Irvan saat ditemui INILAH.COM di sela-sela praktik membuat kompos di daerah Suryalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (4/7/2014).

Keuntungan lainnya, jelas Irvan, waktu tanam menggunakan media karung atau polybag lebih singkat, hanya 8-10 bulan. Sementara di dalam lahan kebun harus lebih dari satu tahun. Selain itu, lahan di kebun kurang bagus jika terus-terusan ditanam jahe, kualitas tanah akan berkurang, panas, dan unsur haranya habis.

Keuntungan menggunakan karung atau polybag simpel. Dia memberikan estimasi pengeluaran dan hasilnya, misalnya untuk satu karung diisi cukup dengan satu tunas dengan harga bibit kisaran Rp400 hingga Rp1.000. Dalam waktu 8 hingga 10 bulan atau paling lama 1 tahun, bisa menghasilkan minimal 20 kg.

"Keuntungannya bisa dihitung sendiri, harga per kilogram jahe yang cukup tinggi dikalikan dengan jumlah karung yang tersedia. Lumayan lah," katanya.

Dia mnejelaskan, perawatan yang dilakukan untuk penanaman jahe terbilang sederhana dan tidak ribet. Pembenihan dengan penyiraman dilakukan setiap hari hingga 2-3 minggu, kemudian dipindahkan pada media karung yang tleah disiapkan tanah campur kompos atau pupuk kandang.

"Setelah tunas jadi kemudian dipindahkan kedalam karung, itu yang penting tanah dikarung harus diolah dulu agar tanahnya banyak nutrisi dan sehat, cukup keasaman tanahnya. Tanah yang dimasukan bertahap, setelah ada tunah baru baru tanah masuk lagi, bertahap," jelasnya.

"Tidak tergantung didalam karung saja, bisa juga di dalam pot, wadah, polybag dan sejenisnya. Tiap rumah menanam jahe merah tidak masalah, mudah dan tidak ribet," katanya.

Pembudidaya lainnya, Agus (40) mengaku baru memulai budi daya jahe merah. Dia yang mengumpulkan sekitar 100 karung memerlukan bibit jahe sekitar 1 kg. "Modal yang dikeluarkan hanya untuk bibit dan pupuk, selebihnya perawatan. Saya rasa memang tidak ribet, lumayan untuk simpanan Lebaran tahun depan," pungkasnya.[jul]

Share berita: Facebook | Twitter
TERKAIT
Pakai Karung, Budi Daya Jahe Merah Menggiurkan
Ratusan Ton Ikan Mati, Pembudi Daya Rugi Miliaran
Garut Fokus Pengembangan Pembenihan Ikan
Pembudi Daya Ikan di Cirata Turunkan Produksi
Produksi Budi Daya Ikan Air Tawar Turun 50%