PENDIDIKAN
Sekolah Diimbau Gelar Pesantren Kilat Selama Puasa
Oleh: Zaenal Mutaqin
Selasa, 9 Juli 2013, 13:57 WIB

INILAH.COM, Subang - Dinas pendidikan Kabupaten Subang mengimbau agar selama Ramadan seluruh sekolah menggelar program pesantren kilat. Hal itu dilakukan untuk lebih meningkatkan kekhusyukan siswa dalam menjalankan ibadah puasa.

"Pesantren Rmadan di sekolah biasanya suka dilaksanakan menjelang libur dan itu kita sudah imbau kepada sekolah untuk mengadakan sanlat (pesantren kilat) Ramadan,"ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Subang, E Kusdinar Selasa (9/7/2013).

Begitupun, tuturnya selama bulan suci Ramadan jumlah bobot jam pelajaran akan dikurangi.
"Pelajaran masih tetap tapi ada pengurangan jamnya, biasanya 1 jam pelajaran itu 45 menit, nah kalau selama bulan Ramadan, jadi 30 menit," kata Kusdinar.

Rinciannya seperti ini. Selama Ramadan, jam masuk sekolah dimajukan. Jika kegiatan belajar dimulai pukul 07.30 WIB, jam pulang sekolah harus pukul 11.30 WIB. Sementara jika dimulai pukul 08.00 WIB maka harus menyesuaikan.

Intinya, kata Kusdinar, jangan masuk seperti hari-hari biasa yang jam pelajarannya dimulai pukul 07.00 WIB karena akan mengganggu kehusyukan siswa menjalankan ibadah puasa.

"Kita sudah sepakat jam masuk sekolah itu harus pukul 07.00 WIB, namun kita tidak melarang kepada sekolah yang jam masuknya sudah biasa pukul 08.00, asal pengurangan jam pelajarannya sesuai ketentuan," ujarnya.

Selama Ramadan, siswa masuk sekolah 20 hari, 10 hari pertama belajar efektif dan 10 hari selanjutnya pesantren Ramadan.

"Siswa mulai Masuk sekolah itu tanggal 15 dan setelah masuk 20 hari selama Ramadan. Setelah itu, mereka libur lebaran selama satu pekan dimulai pada H-5,"pungkasnya. [gin]

Share berita: Facebook | Twitter
TERKAIT
GarudaFood Group Gelar Buka Bareng Anak Jalanan
Ramadan, Konsumsi Air Bersih di Cianjur Meningkat
Persistri Motivasi Umat Melalui GAS Ramadhan
Sepekan Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi Stabil
Ebith Beat A Hibur Anak Yatim di Selpi Ramadan