LINTAS JABAR
PNPM GCS Diharapkan Tekan Angka Kematian Ibu-bayi
Oleh: Benny Bastiandy
Selasa, 16 Juli 2013, 15:54 WIB

INILAH.COM, Cianjur - Selain PNPM Mandiri Perdesaan yang dialokasikan untuk 29 kecamatan di Kabupaten Cianjur, pemerintah pusat juga mengucurkan bantuan PNPM Generasi Cerdas dan Sehat (GCS).

Tahun ini ada 8 kecamatan mendapatkan bantuan yang difokuskan bagi sektor pendidikan dan kesehatan itu, sehingga ke depan diharapkan bisa menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).

Penanggung jawab Operasional Kabupaten (PJOKab) PNPM Kabupaten Cianjur, Dendy Kristanto mengatakan, 8 kecamatan yang mendapatkan bantuan PNPM GCS di Kabupaten Cianjur itu, yakni Pasirkuda, Campakamulya, Sukaluyu, Ciranjang, Mande, Cikalongkulon, Sukaresmi, dan Gekbrong. Per kecamatan mendapatkan bantuan dana sebesar Rp1,8 miliar.

"Total alokasi anggaran untuk program PNPM GCS di Kabupaten Cianjur pada 2012 sebesar lebih kurang Rp15,6 miliar. Tahun ini juga jumlah kecamatan yang mendapatkan bantuan PNPM GCS masih sama, 8 kecamatan. Hanya saja nilai alokasi bantuannya turun menjadi Rp5,6 miliar. Jadi, yang menentukan alokasi dan lokasi penerima bantuan adalah kewenangan pemerintah pusat," kata Dendy kepada INILAH.COM, Selasa (16/7/2013).

Dendy tak mengetahui persis alasan turunnya nilai bantuan yang diberikan dari pemerintah pusat dalam PNPM GCS. Namun secara umum, progres pelaksanaan PNPM GCS selama tahun 2012 terbilang bagus.

"Jadi teknis pelaksanaan PNPM GCS itu adalah mendorong ibu hamil untuk berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan. Nantinya, ongkos operasional selama perjalanan itu diganti. Kasusnya akan berbeda ketika ibu melahirkan itu didatangi bidan. Mereka tak mendapatkan bantuan. Intinya, program ini dimaksudkan agar ibu-ibu hamil dan melahirkan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan, sehingga tingkat kasus AKI dan AKB bisa terus ditekan. Apalagi bagi masyarakat yang tinggal di pelosok daerah," terang Dendy.

Dendy yang juga menjabat sebagai Kasubbid Data dan Potensi Desa Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Ketahanan Pangan Daerah (BPMD-KPD) Kabupaten Cianjur ini menyebutkan, PNPM GCS di Kabupaten Cianjur baru dilaksanakan tahun lalu. Sebetulnya, pada 2013 berharap ada penambahan kuota lokasi jadi sebanyak 15 kecamatan. Namun ternyata kuotanya masih tetap sebanyak 8 kecamatan.

"Kalau PNPM GCS itu menurut informasinya akan dilaksanakan hingga tahun 2017. Di Jawa Barat, kalau tidak salah ada 80 kecamatan yang menerima bantuan PNPM GCS ada 7 kabupaten, yakni Cianjur, Garut, Kabupaten Bandung Barat, Subang, Sumedang, Kuningan, dan Sukabumi," tuturnya.

Untuk mendukung PNPM GCS, dukungan dari lintas sektoral pun diperlukan. Saat ini fasilitatornya direncanakan dibekali pemahaman mengatasi anak-anak kekurangan gizi (stunting). Menurutnya, yang menentukan layak atau tidaknya masyarakat menerima bantuan tersebut adalah masyarakat di lingkungannya sendiri. "Jadi masyarakat di lingkungan itu yang mengusulkan penerimannya," sebutnya.[jul]

Share berita: Facebook | Twitter
TERKAIT
Dua Kecamatan di Cianjur Endemik Flu Burung
Bekas Luka Bakar Ini Mirip Tulisan Lafadz Allah
Dinkes Cianjur Minta Tambahan Tenaga Ahli Gizi
Satpol PP Cianjur Getol Razia WPS
Cianjur Bertekad Bebas Kekurangan Vitamin A