PENDIDIKAN
SBY Sebut Lulusan IPDN 2013 Hasil Penyempurnaan
Oleh: Vera Suciati
Rabu, 28 Agustus 2013, 18:32 WIB

INILAH.COM, Sumedang - Praja yang lulus pada tahun 2013 dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) merupakan hasil perubahan yang fundamental di semua bidang yang ada di kampus ini.

Puluhan tahun sejak kampus ini dibentuk pada 1975, berbagai perubahan dilakukan demi mencapai kualitas terbaik pada lulusan-lululusannya. Tahun ini, juga dinilai sebagai kelulusan yang dapat menyempurnakan sistem penyelenggaraan pendidikan dan pemerintahan.

Hal tersebut disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY) saat melantik sekaligus mengukuhkan 1.400 wisudawan IPDN di Kampus IPDN Jatinangor, Rabu (28/8/2013).

"Sejak dibangun puluhan tahun lalu dan juga dimulai lagi pada tahun 1999, telah dilaksanakan penyempurnaan penyelenggaraan pendidikan dan juga penyempurnaan pencetakan-pencetakan pamong praja alias pelayan publik yang segera akan mengamalkan ilmu-ilmunya,” kata SBY dalam pidatonya.

Selain itu, lanjut SBY, sesuai Perpres No. 1 Tahun 2009, IPDN juga sudah berbenah terkait perubahan sistem pemerintahan dengan merubah nama. Dari Sekolah Tinggi Pemeritahan Dalam Negeri (STPDN) menjadi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

SBY yang tiba di Jatinangor pukul 08.30, menjadi Inspektur Upacara pada Upacara Pelantikan dan Pengukuhan Pamong Praja pada pukul 09.00. Saat menyampaikan pidatonya, SBY mengakui, reformasi birokrasi di bidang pemerintahan belum berhasil. Masih banyaknya tindak pidana korupsi dan berbagai penyimpangan yang dilakukan oleh aparat pemerintahan menjadi pertanda buruknya pemerintahan di Indonesia.

Karena itu, SBY berharap lulusan IPDN yang dinilai sempurna ini, tidak melakukan tindak pidana korupsi dan tindakan penyelewengan lainnya.

"Reformasi birokrasi belum berhasil karena masih ada tindakan korupsi. Reformasi birokrasi akan berhasil jika aparat pemerintah memiliki tanggung jawab penuh. Birokrasi yang baik jika ada hubungan keterbukaan antara pemerintahan dan politik,” kata SBY.

Upacara yang berlangsung satu jam ini dikomandoi Bupati Simeuleu Propinsi Aceh sedangkan perwira upacara dilaksanakan Sekda Bolaang Mongondow Selatan Provisi Sulawesi Utara, Riswan NS.

Mantan rektor IPDN, I Nyoman Sumaryadi yang saat ini berstatus guru besar pun tampak hadir dalam upacara ini. Nyoman duduk di deretan kursi para guru besar, dosen, dan pejabat utama IPDN lainnya.[ang]

Share berita: Facebook | Twitter
TERKAIT
Ada Tersangka Baru Dalam Kasus SPPD Dewan
Kejari Gelar Perkara Kasus Korupsi SPPD Dewan
Kasus Bansos, Edi Siswadi: Saya Diperintah Dada
Suap Bansos, KPK Periksa Karyawan Hotel Bumi Asih
Mantan Wali Kota Mochtar Muhammad Ajukan PK